ROMANTISNYA ALLAH
Oleh : Muchlis
Fattahillah
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Kehidupan di dunia memang hampa apabila Seluruh amalan yang kita lakukan di
Niatkan bukan karena Allah SWT. baik disadari atau tidak dan diakui ataupun
tidak, manusia akan merasa tak berarti saat hati dan jiwanya jauh daripada
Allah SWT. Namun kadang, karena tuntutan duniawi dan kurangnya siraman ilmu
dalam menghadapi persoalan hidup, mereka melakukan hal-hal yang dilarang Allah
SWT . Meskipun, apabila ditanya memilih dengan kemaksiatan ataukah kembali pada
kebenaran? Mereka akan memilih kembali kepada kebenaran. Lalu, apa yang
menjadikan mereka masih tetap pada kemaksiatan yang ia lakukan, dan tidak
bergegas meninggalkannya bahkan bertahun tahun meski sudah di Ingatkan berulang
kali oleh orang orang disekitarnya?. Jawabannya adalah mereka merasa ketika ia
pada jalan yang benar, tidak ada yang bisa menjamin kehidupannya akan lebih
baik daripada yang mereka peroleh saat ini.mereka akan kekurangan Harta benda
jabatan ,karena kehilangan profesi yang mereka geluti selama ini. Padahal,
pemikiran seperti itu jelas tidak benar adanya . Seseorang yang senantiasa
dekat kepada Allah SWT akan diberikan hal-hal diluar dari apa yang mereka
pikirkan sebelumnya. Pertolongan itu nyata adanya. Sebagaiman firman Allah SWT
:
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا
الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ
مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ
وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ
قَرِيبٌ
Apakah
kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu
(cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa
oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam
cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:
"Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya
pertolongan Allah itu amat dekat. (Q.S Al-Baqarah : 214)
Ketika kita yakin bahwasannya pertolongan Allah SWT
itu sangat dekat, maka tak ada alasan lagi untuk kita risau,galau,gundah
terhadap apa yang menimpa kita. Sesulit apapun dan seberat apapun pasti kita
akan diberikan kekuatan oleh Allah SWT dalam menghadapinya selama Keimanan atau
keyakinan bahwa tempat bersandar paling tepat adalah bersandar dibahu Allah
SWT, Perihal cobaan yang terus menerus datang dalam kehidupan kita, yakinilah
bahwa Allah SWT tidak akan membebani Umatnya diluar batas kemampuannya. Hal ini
sesuai dengan janji Allah SWT dalam Q.S Al Baqarah ayat 286
لَا
يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
“Allah tidak membebani seseorang
melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(QS.
Al-Baqarah [2]: 286)
Sahabat yang dirahmati Allah SWT,
pada dasarnya dalam memperlakukan hambanya Allah SWT begitu Romantis bahkan
sangat sangat romantis bahkan apabila dibandingkan dengan tokoh puisi ternama
misal W S Rendra ataupun Chairil Anwar . Lewat pesan pesan terisirat yang
diberikan kepada hambanya, Lewat kata indah yang diutarakannya melalui Firman
dan Lewat pelukan hangat yang diberikan, menjadi bukti nyata ke Romantis an
Allah SWT . Jika ada diantara kita yang belum merasakan hal ini, maka perlu
kita periksa kembali seberapa dalam kecintaan kita kepada Allah SWT dan
seberapa besar keyakinan kita bahwa ia akan selalu ada dalam keadaan senang
atau susahnya kita. Lalu, apa saja contoh ke Romantisan
Allah SWT dalam kehidupan kita?
1.
Allah Mengatakan Rindu Pada Hambanya
Pernah
merasakan bagaimana dirindukan oleh seseorang? Pasti ada sebuah perasaan
bercampur aduk , apalagi yang mengatakan adalah orang yang kita sayang. Banyak
cara seseorang mengungkapkan rindu . Ada yang menyatakan dengan puisi,lagu dan
sebagainya. Namun, Allah SWT mengungkapkan kerinduannya juga tak kalah
romantis, saat kitanya jauh dan hampir melupakannya, ia mengungkapkan
kerinduannya dengan memberi cobaan kepada kita, ia berharap bahwa dengan hadiah
seperti ini kita akan kembali kepadanya, "heyy kamu udah mulai lupa
ya?" Sini sini kembalilah aku Rindu . Yah itulah mungkin pesan yang Allah
sampaikan pada kita yang perlahan mulai melupakan .Jadi, cobaan yang kita
terima adalah salah satu bentuk kerinduan Allah SWT.
2
. Allah Memanggil dengan panggilan yang Romantis
Ketika kita ingat bahwa didalam Al- Qur'an banyak sekali panggilan yaa
ayyuhalladzina' amanu itulah
panggilan paling romantis yang diberikan kepada kita. karena apa? Karena tidak
semua umatnya mendapatkan panggilan se indah itu,. Semisal Yaa ayyuhannas ditujukan
kepada seluruh umat manusia, itu artinya Allah sama sekali tidak menggolongkan
dalam devinisi lebih detail semua dipukul rata. yang iman maupun tidak, yang
syukur maupun kufur, yang bertauhid maupun yang melakukan dosa Syirik, semuanya
dipanggil oleh Allah. Ada lagi sebuah panggilan Yaa ayyuhaladzi nakafaru
ditujukan pada umat manusia yang mengingkari agama Allah, mengingkari Al-Qur'an
dan mengingkari Agama yang paling indah yakni Dinnul Islam, maka Allah
memanggilnya dengan panggilan yang begitu buruk hai orang orang kafir. , Maka
jelas keromantisan Allah SWT ditunjukkan pada kita yang beriman Kepadanya
dengan panggilan khusus,panggilan special,panggilan yang tak semua manusia
layak mendapatkannya yakni "hai orang orang yang beriman, sholat yuk..
zakat yuk, aku ingin melihatmu bahagia dunia akhirat.maka jangan lakukan apa
yang aku larang yah" Romantis bukan?
Belum
lagi ketika Allah SWT mengajak kita,memanggil kita untuk melaksanakan Shalat,
tidak bosan bosannya sehari 5 kali ia memanggil , meski kita cueknya minta
ampun tetap saja Allah mengajak kita "ayo sholat, ayo menuju kemenangan.
3.
Selalu hadir disetiap kita butuhkan
Pada dasarnya, Allah SWT tidaklah
membutuhkan Ibadah kita, Shalat kita dan berbagai amalan yang kita lakukan.
ketika kita beriman tak berarti Allah SWT akan bertambah kejayaannya atau bertambah
kegungannya dan ketika kita kufur, Allah SWT akan berkurang kekuasaannya. Tidak
sama sekali. Allah akan tetap Agung, Allah akan tetap ESA, Allah akan tetap
berkuasa dan Allah tetap memiliki kekuatan untuk melakukan apa saja yang di
kehendakinya.
۞
يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَنْتُمُ الْفُقَرَاءُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَاللَّهُ هُوَ
الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ
Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada
Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha
Terpuji.
Kutipan Tafsir dari An-Nafahat Al-Makkiyah /
Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi
Allah Subhaanahu wa
Ta'aala berfirman kepada semua manusia dan memberitahukan keadaan dan sifat
mereka, bahwa mereka butuh kepada Allah dalam semua keadaan. Mereka butuh
diciptakan, mereka butuh diberikan kemampuan untuk melakukan sesuatu, mereka
butuh diberi-Nya rezeki dan kenikmatan, mereka butuh dihindarkan dari bencana,
mereka butuh diurus dan diatur-Nya, mereka butuh beribadah kepada-Nya, mereka
butuh diajarkan-Nya sesuatu yang belum mereka ketahui, dan mereka butuh
segalanya kepada Allah, baik mereka sadari atau tidak.
Nah, sahabat yang
dirahmati Allah SWT, dari ayat tersebut sangat jelas bukan bawasannya kita yang
butuh Allah bukan Allah yang butuh kita, akan tetapi kembali kepada tema di
awal bawasannya Allah SWT begitu romantis, maka Allah lah yang selalu ada untuk
kita. Sebagai contoh dan bisa dibuktikan sendiri oleh sahabat,. Cobalah meminta
kepada Allah untuk dibangunkan shalat malam. Dengan niat yang tulus ingin
beribadah kepadanya maka tanpa Alarm pun kita sahabat akan dibangunkan oleh-Nya
lebih dari satu kali dalam semalam “hey bangun, katanya mau shalat tahajud dan
curhat sama aku?” sekali. “ayo bangun udah mau adzan shubuh lhoo.. nanti kamu
gak jadi ketemu aku dan minta sesuatu sama aku” dua kali. Dan seseorang yang
memang benar benar ikhlas ingin berjumpa dengannya dan mengadukan
problematikanya pada-Nya , pastilah terbangun, apalagi dengan sapaan Romantis
Allah di sepertiga malam itu.
Sahabat, yang
terakhir penulis berpesan, sebenarnya Allah itu dekat tinggal kita mau mendekat
ataukah tidak. Allah itu sayang, Allah itu sama sekali tidak ingin ada umatnya
yang merasakan Neraka-Nya. Maka, yuk sama sama memperbaiki diri dan berusaha
terus dan terus untuk dekat kepada Allah . sehingga moment moment Romantis
dengan Allah SWT bisa kita rasakan bersama .Aamiin Ya Rabbal ‘alamin.
Referensi:
1.Al Qur’an
2.Al Hadist
3.https://tafsirweb.com/7881-surat-fatir-ayat-15.html

Posting Komentar