Kawan, setiap kita pasti memiliki mimpi atau cita cita yang ingin kita gapai suatu saat kelak. Tak ada satupun yang bercita-cita tentang hal-hal atau profesi yang buruk.
Bahkan, orang yang burukpun akan bercita cita untuk menjadi orang baik. Baik dari segi akhlak, penampilan, harta dan lain sebagainya. Kita sama sama faham, bawasannya setiap yang ingin menggapai mimpinya harus siap akan segala konsekuensi, rintangan dan cobaan demi mengukur seberapa kesungguhan seseorang dalam meraihnya. Tidak ada orang terbentuk tanpa terbentur, tidak ada orang berhasil tanpa didahului kegagalan. Inilah suatu hal yang kerap dilupakan.
Soal tantangan dan rintangan inilah yang menjadi hal menarik untuk diperbincangkan.
hal hal tersebut hadir bisa karena cobaan atau bahkan godaan daripada musuh nyata manusia yakni syaiton.
Banyak yang gagal hanya karena mereka tak mampu memposisikan diri sebagaimana mestinya.
Lalai terhadap tujuan awal dan larut mengikuti hawa nafsu dan ego yang muncul dari dirinya sendiri. Sebagai contoh ketika ada seseorang yang memiliki potensi, berprestasi dan memiliki kelebihan lain, akan tetapi dilain sisi, ia larut terhadap pengaruh-pengaruh dunia baik dari pergaulannya ataupun daripada lingkungannya.
Perihal semacam ini yang menurut pribadi saya, sangatlah disayangkan. Karena pada dasarnya kebaikan atau hal positif dengan keburukan itu tak bisa berjalan beriringan, apalagi jika disamakan porsinya. Haruslah ada yang dominan antar keduanya. Tentu, yang kita harapkan dan yang bersama kita inginkan adalah hal positif yang mendominasi hidup kita, sehingga fokus terhadap perwujudan mimpi dan cita cita itu bisa maksimal.
terkait dg godaan yang tak henti hentinya datang, tolong !! Janganlah dihiraukan, bahkan dituruti sehingga kerugian itu nyata hadir dalam hidup kita.
Jadikanlah orangtua sebagai motivasi utama, ingatlah jasa jasa mereka, ingat pesan mereka, berusaha membanggakan mereka dan jangan buat mereka kecewa akan kegagalan hidup kita.
ditulis Muchlis Fatahilah (22 Februari 2020)-_
alasan :"Prespektif akan pergaulan bebas remaja

Posting Komentar